Perjaya akan Dijadikan Sumber Energi Listrik


Lokasi Bendungan Perjaya yang berlokasi di Desa Perjaya Kabupaten OKU Timur akan menjadi sumber energi listrik tenaga air.
Hal itu diungkapkan PT Perjaya Bravo Energi (PBE) yang melakukan pertemuan di Gedung Pertemuan Bappeda, Rabu (22/2/2012).
Paparan yang dilakukan oleh PT PBE itu dihadiri oleh Direksi PT PBE Sugiantoro.
Hal itu terungkap dalam paparan yang dilakukan PT PBE yang dihadiri oleh direksi PT PBE Sugiantoro.

Sumber  : OKU Timur News

Air Terjun Kambas


 

Tim Ekspedisi Gua Harimau Sripo yang melanjutkan penjelajahan, Senin (20/2/2012), akhirnya berhasil tiba di lokasi Air Terjun Kambas di Desa Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten OKU.

 Beberapa anggota tim ekspedisi langsung terjun dan mandi ke air terjun yang terdiri dari tiga tingkatan (level).
Dari informasi yang dihimpun Sripoku.com, air terjun tiga tingkatan dengan ketinggian lebih dari 50 meter tersebut merupakan salah satu objek wisata andalah kabupaten OKU.
Sayangnya, meski jalan menuju lokasi sudah diperkeras, namun kendaraan belum bisa melintas karena belum adanya fasilitas penyeberangan.
Selain itu, pengelolaan yang belum maksimal membuat air terjun tersebut kurang diminati wisatawan karena lokasinya yang belum dikelola dengan sempurna.
Dalam penjelajahan kali ini, tim ditemani Kabid Kebudayaan Disdikporabudpar Kabupaten OKU, Firdaus dan Pengelola Gua Putri Heri.
Sumber :  OKU Timur News

Asal usul suku Komering


Kehidupan masyarakat komering berpusat disekitar Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Daerah ini dikenal dengan nama Sakala Berak terletak di daratan tinggi kaki Gunung Pasagi dan Gunung Seminung tempat Danau Ranau berada. Secara harfiah, kata Sakala atau Sagala berarti Komering sedangkan kata Berak berarti luas. Sehingga daerah sekitar itu disebut masyarakat setempat dengan nama Komering yang luas.

Nenek moyang orang komering diperkirakan berasal dari Tiongkok Selatan, pada ribuan tahun yang lalu turun ke laut melalui sungai-sungai besar di Cina yang bermuara ke selatan. Akhirnya mereka tersebar di beberapa wilayah Sumatera Selatan, Lampung dan Sumatera Utara sekarang ini. Sehingga tak mengherankan bila sering terlihat suatu persamaan di dalam gerak dan tingkah laku antara orang Komering, Lampung dan Batak. Bahkan ada faham yang dibenarkan dalam kehidupan masyarakat itu bahwa mereka berasal dari tempat dan keturunan yang sama, hanya saja lambat laun sikap dan pertumbuhan makin memisah mencari jalan sendiri-sendiri.

Seperti kehidupan dan adat istiadat daerah lain, masyarakat Komering dan Lampung juga menjadikan suatu tempat yang dianggap keramat (dihormati) itu adalah sekitar Kota Liwa (ibukota Kabupaten Lampung Barat sekarang ini). Dari daerah asal itu lambat laun nenek moyang menuruni gunung dan lembah menyusuri beberapa sungai yang bermuara di laut Jawa. Orang Komering turun hingga ke Muara Masuji dan Sugihan. Sedangkan orang Lampung menyusuri Sungai Tulang Bawang, Seputih dan Sekampung yang akhirnya membentuk golongan masing-masing sampai ke Gunung Raja Basa.

Ribuan tahun kemudian barulah daerah-daerah yang mereka huni dan terisolir muulai terbuka, sehingga timbul hubungan dan komunikasi dengan dunia luar. Terbukanya daerah ini karena adanya aktifitas dari kerajaan-kerajaan yang ada. Kerajaan ini sendiri timbul karena terjadinya hubungan komunikasi antara masyarakat yang datang dan menetap.

Pada masa itu agama dan faham yang dianut oleh masyarakat adalah kepercayaan pada yang gaib-gaib dan yang maha kuasa (Animisme dan Dinamisme). Termasuklah di dalamnya menyembah kepada matahari, bulan, bintang-bintang dan gunung-gunung bahkan menyembah makhluk-makhluk yang dipercayai ada di sekitar manusia. Beberapa masa kemudian masuklah pengaruh dan ajaran agama Hindu dan Budha yang lebih mempercepat tumbuhnya kerajaan-kerajaan besar dan kecil. Hingga akhirnya masuklah pengaruh dan ajaran-ajaran dari Jawa dan Agama Islam.

Didalam kehidupan budaya adat Komering dan Lampung sendiri dikenal suatu adat yang dikenal dengan Adat Penyimbang. Menurut pengertian aslinya berasal dari kata Simbang yang artinya giliran atau gantian, sehingga di sebutlah dengan arti giliran memimpin. Jadi dalam adat penyimbang seseorang dapat memimpinsesuai dengan adat yang berlaku, namun kedudukannya sebagai pemimpin kelak akan diganti dengan yang lain sesuai dengan musyawarah dan mufakat.
Hingga kini gelar penyimbang itu terus dipakai oleh orang Komering. Umpamanya ada nama penyimbang Ratu, penyimbang Tulin, penyimbang Marga serta gelar-gelar lainnya. Hal ini diberikan sesuai dengan rapat adat yang diadakan bila seseorang memasuki jenjang pernikahan. Gelar itu hampir mutlak diperlukan bagi setiap laki-laki Komering yang memasuki jenjang pernikahan. Kalau gelar itu tidak dimilikinya maka keturunannya agak gelap, artinya ia tidak mempunyai kedudukan dalam lapangan adat.

Adat istiadat yang ada kemudian secara berangsurangsur masyarakat Komering penduduknya memasuki lapangan usaha dan kegiatan masing-masing. Diantaranya ada golongan yang pada umumnya lebih cakap dalam bidang pemerintahan untuk mengurusi kepentingan umum. Ada pula yang ahli dalam bidang kebatinan dan keperkasaan dengan tenaga-tenaga gaib. Bahkan ada yang hanya mengurusi soal agama semata-mata serta ada yang ahli dalam soal berniaga.

Sehingga dalam kehidupan bermasyarakat timbul apa yang dinamakan suku. Suku-suku yang terbentuk dalam golongan itu adalah: pertama, golongan pemerintaha yang menyebut lingkungannya dengan nama Suku Serba Nyaman. Kedua, golongan kebatinan disebut Suku Anak Putu. Ketiga, golongan Pasirah atau Kepala Marga disebut Kampung Pangiran. Keempat, golongan pengusaha dan pedagang disebut Suku Busali. Kelima, golongan Agama disebut Suku Kaum. Keenam, Suku Kampung Darak, dan yang ketujuh, Suku Karang Diwana.

Ketujuh suku atau golongan di atas membentuk masyarakat bersama yang teratur, mereka membentuk tiuh atau dusun tempat tinggal. Akhirnya mereka membuat pucuk pimpinan yang lebih besar gabungan dari dusun-dusun itu yang disebut Marga sekarang disebut dengan Kecamatan. Dulu nama Kecamatan adalah Semendawai kemudian sekarang diganti dengan Kecamatan Cempaka.

Sumber :  cp 3

Januari 2012, Tunggakan Pelanggan PLN Martapura Rp 1,3 Miliar


Hingga bulan Januari 2012, tunggakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Martapura mencapai Rp 1,3 miliar.

Demikian diungkapkan Kepala PLN Martapura Basri Abdurrahman.
Jumlah tersebut kata Basri mengalami kenaikan dari tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1,04 miliar.
“Kurangnya kesadaran masyarakat dalam melunasi tagihan PLN mengakibatkan tunggakannya terus bertambah,” ungkapnya.
Sumber :  OKU Timur News

Suku Komering


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tiga gadis Komering (1929)
Suku Komering adalah satu klan dari Suku Lampung yang berasal dari Kepaksian Sekala Brak yang telah lama bermigrasi ke dataran Sumatera Selatan pada sekitar abad ke-7 dan telah menjadi beberapa Kebuayan atau Marga. Nama Komering diambil dari nama Way atau Sungai di dataran Sumatera Selatan yang menandai daerah kekuasaan Komering.Sebagaimana juga ditulis Zawawi Kamil (Menggali Babad & Sedjarah Lampung) disebutkan dalam sajak dialek Komering/Minanga:
“Adat lembaga sai ti pakaisa buasal jak Belasa Kapampang, Sajaman rik tanoh Pagaruyung pemerintah Bundo Kandung, Cakak di Gunung Pesagi rogoh di Sekala Berak, Sangon kok turun temurun jak ninik puyang paija, Cambai urai ti usung dilom adat pusako”.

Terjemahannya berarti “Adat Lembaga yang digunakan ini berasal dari Belasa Kepampang (Nangka Bercabang, Sezaman dengan ranah Pagaruyung pemerintah Bundo Kandung (abad 15) di Minangkabau, Naik di Gunung Pesagi turun di Sekala Berak, Memang sudah turun temurun dari nenek moyang dahulu, Sirih pinang dibawa di dalam adat pusaka, Kalau tidak pandai tata tertib tanda tidak berbangsa”.

Sumber : http://id.wikipedia.org/

OKUT Hasilkan 30 Ribu Ton Patin


Kabupaten OKU Timur setiap tahun mampu menghasilkan lebih dari 30 ribu ton ikan air tawar jenis patin. Dari jumlah tersebut, ternyata Dinas Peternakan OKU Timur mengaku kesulitan dalam memasarkannya.

Hal itu diungkapkan kepala dinas peternakan dan perikanan OKU Timur Alief Yulianto, Rabu (8/2/2012).
Untuk menyiasati pemasaran tersebut kata Alief, pihaknya melakukan pemaksimalan pedagang. Sementara untuk pelanggan diakuinya sudah mulai normal.
“Jumlah tersebut baru hitungan pesimis, kalau riilnya jauh lebih diatas itu. Kita memang kesulitan memasarkan, namun dengan memaksimalkan pelanggan dan pedagang, semua bisa terkendali,” ujar Alief.
Sumber :  OKU Timur News

Bupati OKUT Larang Bangun Masjid Minta Sumbangan di Jalan


Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, H Herman Deru SH MM, dengan tegas melarang masyarakat melakukan pembangunan masjid dengan dana yang berasal dari hasil meminta sumbangan di jalan.

Larangan tersebut ditegaskannya saat acara maulid Nabi Muhammad yang disertai dengan peresmian Masjid Jamik Al Ustman di Kampung Tiga Desa Nusabakti, Kecamatan Belitang III, OKU Timur, Sumatera Selatan, Minggu (5/2/2012).

Menurut Deru, dengan meminta sumbangan di jalan, meskipun untuk kebaikan, sama halnya dengan merendahkan martabat umat Islam.

Selain itu, aksi meminta bantuan di jalan juga dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Menurut Deru, sejak menjadi kepala daerah, dirinya dengan tegas mengharamkan segala bentuk aktivitas masyarakat meminta sumbangan di jalan raya.

“Tidak ada pengecualian. Dengan alasan apa pun, tetap saya haramkan meminta sumbangan di jalan. Bahkan untuk perbaikan rumah ibadah sekali pun. Jika ada masyarakat khususnya umat Islam yang meminta sumbangan di jalan dalam wilayah OKU Timur dengan alasan apa pun, maka saat itu juga akan dibubarkan,” tegasnya.

Sumber :  OKU Timur News

Harga Karet di OKU Timur Rp 15.600 Per Kg


Harga getah karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, sejak satu bulan terakhir mulai membaik menjadi Rp 15.500 hingga Rp 15.600 untuk getah karet bulanan.

Sebelumnya harga getah karet bulanan hanya berkisar antara Rp 13 hingga 14 ribu per kilogramnya.

Kenaikan harga getah tersebut dibenarkan petani karet asal Madangsuku I, Arif (47), kepada Sripoku.com di kebunnya, Minggu (5/2/2012).

Arif merinci, sebelumnya harga getah karet harian hanya Rp 9.500 yang saat ini naik menjadi Rp 10.000. Getah karet mingguan yang sebelumnya Rp 10.500 naik menjadi Rp 11 ribu. Dan untuk karet yang dua mingguan sebelumnya Rp 13.500 naik menjadi Rp 14 ribu. Sementara untuk getah karet bulanan naik menjadi Rp 15.500 hingga Rp 15.600.

“Kenaikan ini terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Sejak membaiknya harga getah karet ini, petani menjadi lebih bersemangat,” katanya.

Sumber  : OKU Timur News

 

Dishub OKU Timur Razia Truk Batu Bara


Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur melakukan razia rutin di ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng)l. Razia dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan jalan akibat dilintasi tronton angkutan batu bara yang berasal dari wilayah Kabupaten Lahat dan Muaraenim.

Hal itu diungkapkan Kabid Lalulintas Subani SPd dan Kabid Perencanaan Ir Taviv Maryadi, kepada Sripoku.com, Kamis (2/2).

“Kita akan memperketat pengawasan dengan cara melakukan razia rutin. Kita tidak ingin kecolongan lagi,” ujarnya Subani.

Razia tersebut, kata Subani, juga sebagai tindak lanjut dari keluhan dan pengaduan masyarakat yang khawatir Jalinteng mengalami kerusakan akibat selalu dilintasi tronton bermuatan di atas 12 ton.

“Hari ini kami menerjunkan sekitar 20 personel untuk memeriksa muatan setiap angkutan barang yang melintas terutama untuk angkutan truk dan fuso batu bara,” sambung Taviv.

Sumber  : OKU Timur News

 

Berita Terkait

Tiga PNS Pemkab OKU Timur Terancam Diberhentikan

Sopir Dimintai Rp 50 Ribu Tiap Melintas

KPUD OKUT Siapkan Data Mata Pilih

Januari 2012, Tunggakan Pelanggan PLN Martapura Rp 1,3 Miliar

OKUT Hasilkan 30 Ribu Ton Patin

Bupati OKUT Larang Bangun Masjid Minta Sumbangan di Jalan

Harga Karet di OKU Timur Rp 15.600 Per Kg

Dishub OKU Timur Razia Truk Batu Bara

Bikin SIM di Polres OKU Timur Lebih Cepat

25 KK Tempati Lokasi Transmigrasi di Desa Tanjung Kukuh

Pemkab OKUT Diminta Hentikan Alih Fungsi Lahan

 

Mati Lampu


Seharian penuh saya tidak keluar rumah karena dua hari ini hujan mengguyur Batumarta VI dan sekitarnya menjelang sore hari tadi hujan mendera dengan di iringi angin dan petir yang menyambar nyambar.

Ada beberapa berita Banjir di sekitar kota Jakarta dimana saya dulu tinggal namun tak menimbulkan korban jiwa hanya saja ada beberapa kelurahan yang sempat terendam satu meter oleh meluapnya kali Ciliwung.

Setelah malam baru saya keluar sesat untuk mencari rokok ke warung desa lumayan kaget ketika mendapati jalanan yang sangat gelap gulita , terasa sekali berada di atas gunung dan di pelosok kampung yang jauh dari kota karena hanya 1 hingga 2 rumah yang saya lalui menyalakan lampu mengunakan genset.

Sesampai di warung tempat saya akan membeli rokok sempat terjadi sedikit obrolan tentang kenapa listrik di daerah kami mati ” rupanya karena salah satu tiang listrik yang berada di jalan poros talang langgar tanjakan blok K   Batumarta 6 tiang listrik tertimpa pohon “dalam benak saya kalau sudah masalahnya adalah kabel tiang yang roboh biasanya menghabiskan waktu berhari hari untuk memperbaikinya.

Nampak sekali ketergantungan masyarakat dan warga yang memiliki usaha tertentu nyaris lumpuh dan tidak bisa berproduksi di rumah karena alat alat yang mereka pakai menggunakan listrik semisal tukang kerajinan kayu yang biasa membuat mebeler dengan bantuan alat kerja listrik.

Mati lampu membuat saya ingat mengenai konsep listrik mandiri yang pernah di lontarkan kawan cendekia yang memiliki beberapa riset mengenai produksi listrik untuk rumahan hanya saja memang konsep tersebut memang membutuhkan biaya awal investasi yang lumayan untuk setiap satu alatnya dan itu pun juga belum teruji dalam hitungan jangka panjang apalagi untuk di produksi agar di nikmati oleh semua masyarakat yah walaupun mungkin tidak secara total lepas dari PLN namun mungkin memang bisa mengurangi kebutuhan daya pemakaian.

Ketergantungan serta kecenderungan kita untuk konsumtif memang tak bisa di bendung saya mengingat betul ketika jaman saya kecil dahulu hanya menggunakan dua lampu teplok (lampu minyak) dalam satu rumah yah untuk belajar di malam hari ataupun untuk menerangi satu rumah waktu itu terasa sangat terang dan terbiasa sekali.

Lain dulu lain sekarang bagi saya ketergantungan terhadap lampu ternyata sangat besar karena rumah saya jadi kelihatan seperti rumah hantu jikalau tanpa penerangan lampu apalagi untuk melongok kehalaman menjadi sangat menyeramkan jika tanpa outdor lighting karena listrik padam.

satu hal yang unik ketika daerah saya mati listrik kemudian rumah saya menjadi rame karena banyak tetangga yang berdatangan untuk nge cas (charge)  hp karena nyaris semua tetangga kehabisan batre sebegitu besar ketergantungan kita terhadap PLN.

Yah saya memang beruntung karena saya menggunakan Save Power One  Pembangkit Listrik Tenaga Aki rakitan saya sendiri, yang ramah lingkungan tidak berisik, tanpa asap dan tanpa bensin yang pengisian strum akinya menggunakan listrik dan bisa menggunakan panel tenaga surya. Aki yang saya gunakan sekarang 120 A yang sebelumnya menggunakan aki 32 A, sehingga mampu bertahan 18 jam (lama pemakaian sekitar 2 s/d 3 hari jika digunakan sesuai kebutuhan malam hari saja), karena listrik bagi saya penting dalam keseharian kerja saya dalam berkarya didunia Teknologi Informasi (Komputer) dan Elektronika, dari situlah saya hampir tidak pernah mengalami mati lampu yang berdurasi panjang karena Save Power One memiliki backup energi berkisar antara 1200 s/d 1800 watt selain digunakan buat lampu sebagai penerang rumah dan halaman dapat pula digunakan buat menghidupkan komputer, laptop, telivisi, sanyo, bor, playstation, dan buckup/penghemat energi listrik dll. Hal itu juga yang menguntungkan ketika saya hendak membangun rilay untuk ISP (Internet Service Provider ) karena ISP juga tak boleh mati listrik .

Tentu sangat sedih ketika kita memiliki banyak aktifitas yang bergantung terhadap PLN sementara sangat sering sekali PLN mati bahkan sampai berhari hari kalau di daerah pedesaan .

Atau sebenarnya hanya kita saja yang tercipta atas ketergantungan tersebut tanpa menyiasati atau mencari solusi untuk melepaskan ketergantungan terhadap PLN dalam artian berbeda saya membayangkan seandainya setiap desa mampu membangun listrik mandiri entah itu dari kincir angin atau bahkan tehnologi yang lain mungkin kita tak lagi bergantung pada PLN yang di garis oleh kebijakan tertentu.

Atau jika masing masing keluarga memiliki pembangkit listrik sendiri sekelas Save Power One (Pembangkit Listrik Tenaga Aki) atau tenaga surya (panel surya) mungkin tak akan mengalami mati lampu yang berarti tak mengalami mati aktifitas tanpa listrik.

Ah tapi mungkin ini masih mimpi saya saja yang entah akan menjadi nyata atau tidak yang penting saat ini rumah saya hampir tak akan mati lampu atau mati listrik dengan durasi yang panjang.

Kalau saya ingin menikmati mati lampu tinggal melongok ke tetangga yang gelap gulita karena tidak jauh letak rumah saya dengan tetangga seandainya semua tetanggaku dekat mereka tentu juga menikmati terangnya lampu rumahku.

Selamat menikmati mati lampu

Kami Mencari Partner Pemasaran Jam Tangan SLAPIA model baru komisi 10% s/d 20% yang sangat booming dan digemari di Eropa dan USA, dengan Potensi Penjualan yang Laris Menguntungkan Tanpa Modal Anda hanya Mengiklankan saja, Tanpa Stok dan Gratis Pendaftaran.


Jam tangan slap adalah jam tangan model baru yang sangat booming dan digemari di Eropa dan USA. Yang membuat jam ini begitu disukai adalah karena cara pakainya yang unik dan menyenangkan. Kita juga bisa bongkar pasang jam menyesuaikan dengan tema fashion yang kita kenakan saat ini.

Kini jam Slapia sudah hadir di Indonesia dan anda sudah bisa memesan produk ini di web kami.

Penjualan terus meningkat di Indonesia!

Selama beberapa bulan para agent kami memasarkan jam ini secara offline, volume penjualan terus meningkat dari waktu ke waktu. Anehnya, ini bukan karena besarnya biaya promosi kami, melainkan karena proses getok tular yang alami.

Ternyata, sebagian besar konsumen kami membeli karena tertarik setelah melihat jam unik ini dipakai oleh rekan atau saudaranya. Cara pakainya yang unik namun tetap fashionable membuat mereka tertarik untuk juga memiliki.

Dengan proses penjualan yang begitu mudah terjadi ini, kami segera membuat sistem pemasaran secara online maupun offline agar jam ini segera menyebar di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Kini anda juga bisa ikut ambil bagian mendapatkan keuntungan dari bisnis ini.

Nah, kini kami ingin menawarkan anda menjadi partner pemasaran kami. Kami telah menyiapkan sistem getok tular online (ViralGEN) maupun offline sedemikian rupa agar anda juga bisa turut serta merekomendasikan ke banyak orang dan hasilkan profit dari produk laris ini.

Caranya kerjanya sangat mudah.

Cukup lakukan pendaftaran di sini. Setelah itu akses member area dan anda akan mendapatkan link unik yang bisa anda promosikan di sembarang media online.

Jika ada pengunjung yang membeli setelah melalui link anda, maka anda berhak mendapatkan komisi sebesar 10% – 20%. Bukan itu saja, anda juga bisa merekrut orang lain untuk juga mmpromosikan program ini. Anda akan mendapatkan komisi sebesar 10% – 20% dari komisi mereka.

Komisi kami bayarkan seminggu sekali asal sudah mencapai Rp 100.000.

Anda tidak perlu modal apapun jika anda inginnya begitu. Cukup daftar dan langsung action!

NB: Kami juga akan jelaskan cara kerja promosi secara offline. Anda bisa mempelajarinya nanti di member area.

Bisnis Online Terdahsyat Penghasilan 75Jt/bulan


Jam tangan slap adalah jam tangan model baru yang sangat booming dan digemari di Eropa dan USA. Yang membuat jam ini begitu disukai adalah karena cara pakainya yang unik dan menyenangkan. Kita juga bisa bongkar pasang jam menyesuaikan dengan tema fashion yang kita kenakan saat ini.

Kini jam Slapia sudah hadir di Indonesia dan anda sudah bisa memesan produk ini di web kami.

Penjualan terus meningkat di Indonesia!

Selama beberapa bulan para agent kami memasarkan jam ini secara offline, volume penjualan terus meningkat dari waktu ke waktu. Anehnya, ini bukan karena besarnya biaya promosi kami, melainkan karena proses getok tular yang alami.

Ternyata, sebagian besar konsumen kami membeli karena tertarik setelah melihat jam unik ini dipakai oleh rekan atau saudaranya. Cara pakainya yang unik namun tetap fashionable membuat mereka tertarik untuk juga memiliki.

Dengan proses penjualan yang begitu mudah terjadi ini, kami segera membuat sistem pemasaran secara online maupun offline agar jam ini segera menyebar di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Kini anda juga bisa ikut ambil bagian mendapatkan keuntungan dari bisnis ini.

Nah, kini kami ingin menawarkan anda menjadi partner pemasaran kami. Kami telah menyiapkan sistem getok tular online (ViralGEN) maupun offline sedemikian rupa agar anda juga bisa turut serta merekomendasikan ke banyak orang dan hasilkan profit dari produk laris ini.

Caranya kerjanya sangat mudah.

Cukup lakukan pendaftaran di sini. Setelah itu akses member area dan anda akan mendapatkan link unik yang bisa anda promosikan di sembarang media online.

Jika ada pengunjung yang membeli setelah melalui link anda, maka anda berhak mendapatkan komisi sebesar 10% – 20%. Bukan itu saja, anda juga bisa merekrut orang lain untuk juga mmpromosikan program ini. Anda akan mendapatkan komisi sebesar 10% – 20% dari komisi mereka.

Komisi kami bayarkan seminggu sekali asal sudah mencapai Rp 100.000.

Anda tidak perlu modal apapun jika anda inginnya begitu. Cukup daftar dan langsung action!

NB: Kami juga akan jelaskan cara kerja promosi secara offline. Anda bisa mempelajarinya nanti di member area.

BISNIS ONLINE 2012


Special Report

Joko Susilo

Wawancara dengan Joko Susilo, ST:

“Bagaimana Saya Mengubah Modal Rp 350.000,- Menjadi Penghasilan Rutin Rp 75 Juta/Bulan dari Bisnis Sederhana di Internet?”

Setelah 6 tahun menjalankan bisnis di internet, saya mendapatkan banyak ilmu dan pelajaran penting dalam berbisnis. Silakan miliki eBook ini untuk mengetahui:

  • Apa saja yang dulu saya lakukan untuk mengawali bisnis,

  • Apa saja hambatan yang saya hadapi dan pasti akan dihadapi oleh para pemula,

  • Bagaimana sedikit-demi sedikit saya mengubah bisnis single fighter menjadi bisnis yang dijalankan oleh tim dan menghasilkan income puluhan juta/bulan,

  • 3 hal paling penting yang harus dimiliki oleh pebisnis internet,

  • Panduan yang direkomendasikan untuk membimbing anda berbisnis di internet,

  • dan masih banyak lagi.

Salam Sukses,

Joko Susilo

di bawah ini salah satu bisnis online yang saya jalankan

Jam tangan slap adalah jam tangan model baru yang sangat booming dan digemari di Eropa dan USA. Yang membuat jam ini begitu disukai adalah karena cara pakainya yang unik dan menyenangkan. Kita juga bisa bongkar pasang jam menyesuaikan dengan tema fashion yang kita kenakan saat ini.

Kini jam Slapia sudah hadir di Indonesia dan anda sudah bisa memesan produk ini di web kami.

Penjualan terus meningkat di Indonesia!

Selama beberapa bulan para agent kami memasarkan jam ini secara offline, volume penjualan terus meningkat dari waktu ke waktu. Anehnya, ini bukan karena besarnya biaya promosi kami, melainkan karena proses getok tular yang alami.

Ternyata, sebagian besar konsumen kami membeli karena tertarik setelah melihat jam unik ini dipakai oleh rekan atau saudaranya. Cara pakainya yang unik namun tetap fashionable membuat mereka tertarik untuk juga memiliki.

Dengan proses penjualan yang begitu mudah terjadi ini, kami segera membuat sistem pemasaran secara online maupun offline agar jam ini segera menyebar di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Kini anda juga bisa ikut ambil bagian mendapatkan keuntungan dari bisnis ini.

Nah, kini kami ingin menawarkan anda menjadi partner pemasaran kami. Kami telah menyiapkan sistem getok tular online (ViralGEN) maupun offline sedemikian rupa agar anda juga bisa turut serta merekomendasikan ke banyak orang dan hasilkan profit dari produk laris ini.

Caranya kerjanya sangat mudah.

Cukup lakukan pendaftaran di sini. Setelah itu akses member area dan anda akan mendapatkan link unik yang bisa anda promosikan di sembarang media online.

Jika ada pengunjung yang membeli setelah melalui link anda, maka anda berhak mendapatkan komisi sebesar 10% – 20%. Bukan itu saja, anda juga bisa merekrut orang lain untuk juga mmpromosikan program ini. Anda akan mendapatkan komisi sebesar 10% – 20% dari komisi mereka.

Komisi kami bayarkan seminggu sekali asal sudah mencapai Rp 100.000.

Anda tidak perlu modal apapun jika anda inginnya begitu. Cukup daftar dan langsung action!

NB: Kami juga akan jelaskan cara kerja promosi secara offline. Anda bisa mempelajarinya nanti di member area.

Bikin SIM di Polres OKU Timur Lebih Cepat


Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polisi Resort (Polres) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur saat ini sudah memiliki alat simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak dua unit untuk membuat SIM.

Sebelumnya, Polres hanya memberikan surat pengantar bagi warga yang akan membuat SIM untuk melakukan simulasi di Polres OKU.

Hal itu diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Kristiyono melalui Kasat Lantas, AKP Sugiat, kepada Sripoku.com, Rabu (1/2/2012).

“Dengan adanya simulator SIM yang akan segera dioperasikan ini, tentunya akan memudahkan pelayanan kita dalam membuat SIM. Sebelumnya kita terkendala karena setiap akan membuat SIM kita harus melakukan simulasi di Polres OKU,” ujar Sugiat.

Menurut Sugiat, dengan adanya simulator SIM tersebut proses pembuatan SIM untuk warga OKU Timur akan lebih cepat.

Sebelumnya, untuk membuat SIM membutuhkan waktu satu hari bahkan terkadang dua hari karena yang bersangkutan harus mendapat surat terlebih dahulu dari hasil simulasi SIM di Polres OKU.

Sumber :  OKU Timur News