Kode Naskah UN Dalam Amplop


Palembang, BP

 Kode naskah Ujian Nasional (UN) tahun ini berada di dalam amplop  tidak seperti tahun sebelumnya. Selain itu, boks yang berisi naskah soal pun didistribusikan per sekolah bukan per subrayon.

“Secara umum teknis pelaksanaan UN tahun ini tidak ada beda dengan tahun lalu. Hanya pembagian paket soal kepada peserta sudah ditentukan sesuai denah yang ada di dalam amplop soal, yang akan dibuka di ruang ujian sesaat sebelum pelaksanaan. Peserta ujian akan menerima paket yang berbeda dari setiap mata uji yang diikuti,” kata Iryanto Sekretaris Panitia Ujian Nasional (UN) 2012 Sumsel, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/4).

Menurut Iryanto, setiap boks yang berisi berkas soal sudah dipisah sesuai dengan jumlah peserta di setiap sekolah penyelenggara. Untuk itu Dinas Pendidikan (Disdik) daerah bisa menjelaskan kepada setiap sekolah.

 “Tahun ini naskah soal yang didistribusikan ke kabupaten/kota bukan lagi berdasarkan sub rayon tetapi per sekolah penyelenggara. Namun, untuk pendistribusian dari provinsi tetap ditujukan ke masing-masing kabupaten/kota yang diterima Polres dan diambil sendiri sub rayon atau sekolah penyelenggara,” jelasnya.

Sementara itu, pendistribusian naskah soal ke 14 kabupaten/kota di Sumsel menggunakan tiga rute. Rute pertama Ogan Ilir, OKI, OKUT, OKUS, dan OKU Induk. Rute kedua, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, dan Pagaralam. Kemudian rute ketiga Banyuasin, Muba, Lubuklinggau, Musirawas, dan Empat Lawang.

“Dari gudang PT POS naskah langsung dibawa ke Disdik Sumsel. Kemudian didistribusikan ke kabupaten/kota. Untuk Palembang, pendistribusian dilakukan Minggu (15/4) pagi,” ujarnya.

Selain, mendistribusikan 242 boks yang berisi amplop berkas naskah soal, Disdik juga mengirimkan 6.416 kaset, 1.330 di antaranya untuk Palembang dengan pengawalan Disdik, Kepolisian, dan Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Provinsi hanya melakukan pengawasan dalam pelaksanaan ujian. Setelah selesai, LJUN langsung dikirimkan ke Balitek oleh masing-masing Disdik kabupaten/kota,” pungkasnya. /ris

Sumber :  beritapagi.co.id

9 Kecamatan di OKU Timur Rawan Banjir


Martapura, BP

Menyikapi kondisi ekstrim sebulan terakhir ini yang terjadi di wilayah OKUT. Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) OKUT mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

“OKUT merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang rawan bencana di antaranya rawan banjir, angin puting beliung, dan longsor,” ujar Kepala BPBD OKUT Darlizar Effendi, Jumat (13/4).

Untuk rawan longsor dijelaskan Darlizar, berada di sepanjang Jalur Komering. Tapi bukan terletak di pemukiman warga, namun hanya di sepanjang jalan raya saja.

“Kalau untuk jumlah titiknya kita belum bisa memastikan, tapi mulai dari Kecamatan Bunga Mayang hingga Desa Gunung Batu itu rawan longsor,” ucapnya.

Dia mengimbau, terutama bagi pengguna jalan supaya ekstra hati-hati jika sedang melintas wilayah tersebut.

Meski beberapa sebagian sudah dilakukan pemberonjongan, seperti di wilayah Madang Suku I dan di Desa Baturaja Bungin.

“Kalau dilihat dari geografis, kemungkinan rawan longsor itu sedikit mengingat OKUT berada pada daratan rendah, berbeda dengan OKUS,” katanya.

Saat ini yang harus di waspadai lanjutnya, adalah ancaman banjir. Dari 20 kecamatan yang ada, sembilan kecamatan dipastikan memiliki potensi besar terendam banjir.

Kesembilan kecamatan itu  adalah Kecamatan Martapura, Bunga Mayang, Buay Madang, BP Bangsa Raja, Madang Suku I, Madang Suku II, Cempaka, Semendawai Barat, dan Kecamatan Semendawai Suku III.

Dikatakan, untuk mengetahui debit ketinggian air, BPBD selalu berkoordinasi dengan pihak Irigasi Damarpura, Kabupaten OKUS jika sewaktu-waktu debit air tinggi pihaknya langsung siaga satu.

“Kita terus melakukan koordinasi untuk selalu siaga bencana. Bahkan tim unsur komando kita selama 24 jam memantau perkembangan cuaca yang terjadi di OKUT,” tandasnya.

Sumber :  beritapagi.co.id

Tidak Ada Masalah Transmigrasi Lokal


Sriwijaya Post – Senin, 9 April 2012 16:42 WIB
translok.jpg
Kadisnakertrans OKU Timur, Yamin menjelaskan duduk persoalan kepada puluhan translok sisipan 2007 mengenai SK Penempatan.

 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Puluhan warga yang menempati Transmigrasi Lokal sisipan (Translok) tahun 2007, Senin (9/4/2012), dipanggil Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten OKU Timur untuk menyelesaikan permasalahan Surat Keputusan (SK) penempatam translok.
Sebelumnya, para penghuni translok sisipan ini meminta pihak Disnakertrans mengeluarkan SK penempatan. Mereka menilai ada perbedaan dengan penghuni baru yang masuk tahun 2010 dan sudah mendapatkan SK penempatan.
Menyikapi hal itu, Kadistrans OKU Timur Ir Yamin mengatakan, permasalan SK Penempatan sudah selesai dan masing-masing Kepala Keluarga (KK) sudah memegang SK penempatan yang memiliki legalitas hukum.
“Hanya kesalahpahaman saja, penghuni translok lama curiga karena penghuni baru mendapat langsung SK, sedangkan mereka yang sudah menempatinya beberapa tahun belum. Namun saat ini semuanya sudah kita selesaikan dengan baik,” jelasnya.
Menurut Yamin, hal yang wajar jika penghuni translok menanyakan SK penempatan mereka karena itu merupakan jaminan legalitas hukum yang sah dalam menempati translok.
“SK mereka sudah selesai yang dikeluarkan bupati OKU Timur H Herman Deru dengan nomor 428/KPTS/II/2007 tertanggal 10 Desember 2007 tentang penempatan peserta translok sisipan beroreantasi profesi berjumlah 25 KK yang tersebar di Desa Keromonagan, Martapura, Desa Jayabhakti, Madangsuku I, Desa Sukajadi, Belitang, Desa Betung, Semendawaibarat dan Desa Bantan, BP Peliung,” katanya.

Penulis : Evan Hendra
Editor : Soegeng Haryadi

Pemkab OKU Timur Bantu Pembangunan Sekolah Charitas


Sriwijaya Post – Senin, 9 April 2012 15:02 WIB
bantuan.jpg
Bupati OKU Timur H Herman Deru memberikan bantuan untuk pembangunan gedung sekolah di Yayasan Charitas Belitang

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten OKU Timur, Senin (9/4/2012) memberikan bantuan kepada Yayasan Charitas Belitang berupa uang senilai Rp 180 juta yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2012.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada Yayasan Charitas yang telah berkomitmen memajukan dunia pendidikan OKU Timur untuk pembangunan gedung sekolah TK, SD, dan SMP.
Bantuan uang tersebut diserahkan langsung oleh Bupati OKU Timur Herman Deru yang disaksikan Pastor Kepala Paroki Stevanus Endro Karyanto, Ketua Yayasan Pendidikan Charitas Pusat Sr M Zita FCh, serta puluhan pengurus Yayasan Charitas Belitang.
Selain memberikan bantuan berupa uang tunai, Deru juga melakukan peletakan batu pertama pertanda dimulainya pembangunan gedung TK, SD, dan SMP, Charitas tersebut.
“Bantuan ini merupakan apresiasi pemerintah daerah. Yayasan ini cukup banyak berperan dalam mencerdaskan masyarakat dimulai sejak tahun 1958,” ujar Deru dalam sambutannya.

Penulis : Evan Hendra
Editor : Soegeng Haryadi

PLN tenderkan proyek interkoneksi Sumatera-Jawa


PROYEK LISTRIK

PLN tenderkan proyek interkoneksi Sumatera-Jawa

JAKARTA. PT PLN akan menawarkan tender pembangunan proyek interkoneksi Sumatera-Jawa pada April 2012. Rencananya, proyek interkoneksi ini akan mulai dibangun 2013 mendatang. PLN menargetkan, proyek ini sudah beroperasi pada 2017 mendatang.

Rencana PLN ini molor dari jadwal semula. Awalnya, PLN akan membangun proyek ini pada 2012 dan beroperasi pada 2016 ini.

Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN, Bambang Dwiyanto menjelaskan, proyek interkoneksi ini akan memungkinkan penyaluran energi listrik dari sejumlah pembangkit yang ada di Sumatera Selatan ke Jawa maupun dari pembangkit di Jawa ke Sumatera untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera maupun Jawa-Bali. Selama ini, sistem kelistrikan Jawa-Bali dan Sumatera yang sekarang masih terpisah.

“Sistim interkoneksi yang akan dibangun, dirancang untuk mampu menyalurkan daya sebesar 3.000 MW dari Sumatera ke Jawa-Bali maupun sebaliknya,” kata Bambang, Senin (9/4). Menurut Bambang, sistem interkoneksi ini akan menggunakan teknologi Tegangan Tinggi Arus Searah (High Voltage Direct Current/HVDC).

Menurut Bambang, proyek ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga listrik di Sumatera dan Jawa-Bali yang terus meningkat seiring dengan semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi di kedua pulau tersebut.

Adapun, rute yang akan dilewati proyek pembangunan interkoneksi Sumatera – Jawa adalah di wilayah Sumatera : Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten OKU Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir di Provinsi Sumatera Selatan. Di Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Selatan. Sedangkan untuk Jawa akan melewati Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak di Provinsi Banten serta Kabupaten Bogor di Provinsi Jawa Barat.

Lingkup proyek transmisi sejauh kurang lebih 700 km itu akan meliputi pekerjaan :

1. Stasiun konverter/inverter di Kabupaten Muara Enim (Sumatera Selatan) & Kabupaten Bogor (Jawa Barat).

2. Saluran transmisi kabel bawah laut 500 kV DC sepanjang 40 km dari Ketapang (Lampung) – Salira (Banten), yang melintasi Selat Sunda.

3. Saluran transmisi udara 500 kV DC dari Muara Enim (Sumatera Selatan) ke Ketapang (Lampung) dan dari Salira (Banten) ke Bogor (Jawa Barat)

4. Saluran transmisi udara 500 kV AC dari stasiun konverter Muara Enim (Sumatera Selatan) ke PLTU Mulut Tambang dan dari stasiun inverter Bogor (Jawa Barat) ke sistem Transmisi 500 kV Jawa – Bali.

5. Saluran transmisi udara 275 kV AC dari stasiun konverter Muara Enim (Sumatera Selatan) ke sistem transmisi 275 kV Sumatera.

Sumber :  kontan.co.id

Berita Terkait :

Kelistrikan Jawa-Bali dan Sumatera Akan Saling Terhubung

Pembangkit Listrik Tenaga Aki SAVE POWER ONE otomatis charge, Solusi Buat Anda ketika mengalami pemadaman listrik berkala Hemat Biaya tanpa Bensin dan tidak Berisik, tinggal colok dalam instalasi listrik rumah tanpa menurunkan NCB Meteran

Tower Tranmisi 165 PT PLN Roboh

Mati Lampu

KASI URAIS OKUT HADIRI PELEPASAN JEMAAH UMROH


OKU TIMUR-HUMAS,
Kasi Urais H. Syarif beserta staf Urais Syaiful Anwar kemarin (8/04) menghadiri acara pelepasan jemaah umroh dari Bupati OKU TimurGelombang I di Halaman Pemkab OKU Timur. Sebanyak 21 jemaah diberangkatkan pada hari itu. Pada saat pelepasan jemaah yang dilepas langsung oleh Bupati OKU Timur Herman Deru, serta unsur Muspida, Asisten IV dan Kabag Kesra pemda OKU Timur.

H. Syarif dikesempatan lain saat diwawancarai mengatakan bahwa hadiah umroh tersebut merupakan apresiasi dari Bupati OKU Timur terhadap prestasi yang diraih seperti guru teladan, keluarga sakinah teladan, Masjid teladan dan lainnya. Dari Kemenag OKU Timur sendiri Keluarga Sakinah teladan dan KUA teladan diberangkatkan pada gelombang I tersebut.

Kemenang OKU Timur sangat mengaprisiasi dengan adanya pemberian reward terhadap prestasi yang telah diraih oleh OKU Timur. Untuk itulah ia mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan. Kedepan pihaknya juga akan terus mendukung kegiatan dan program untk kemajuan OKU Timur terutama yang berkaitan dengan kegiatan dan pembinaan keagamaan. (miftach)